22 May 2015

Makalah Gangguan-gangguan Selama Kehamilan


GANGGUAN-GANGGUAN KEHAMILAN

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
KESEHATAN IBU DAN ANAK

OLEH
DITA ANUGRAH PRATIWI
J1A1 12 049

JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI

2014

BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang
Kehamilan merupakan suatu proses yang dialami oleh seluruh wanita di dunia. Dalam melewati proses kehamilan seorang wanita harus mendapat penatalaksanaan yang benar. Karena ini semua berpengaruh terhadap morbiditas dan mortalitas itu. Ini terbukti dengan angka kematian yang tinggi di negara Indonesia. Dengan keadaan tersebut memberi support dan memacu untuk memberikan penatalaksanaan yang benar saat kehamilan.
Kehamilan adalah peristiwa alamiah, yang akan dialami oleh seluruh ibu yang mengharapkan anak. Namun demikian setiap kehamilan perlu perhatian khusus, untuk mencegah dan mengetahui penyakit-penyakit yang dijumpai pada persalinan, baik penyakit komplikasi dan lain-lain.
Pada umumnya kehamilan berkembang dengan normal dan menghasilkan kehamilan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu pelayanan antenatal care merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil dan mendeteksi adanya kehamilan resiko tinggi. Dengan adanya antenatal care sebagai deteksi dini adanya kehamilan yang beresiko tinngi sebagai salah satu penyebab kematian ibu hamil, sehingga antenatal care diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu.
Ibu hamil tersebut harus sering dikunjungi jika terdapat masalah dan hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bila merasakan tanda-tanda kehamilan. Untuk itu ibu hamil terutama trimester ini untuk lebih sering memeriksakan diri sejak dini dengan tujuan untuk mengurangi penyulit saat inpartu.
Untuk itulah tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan obstetrik dan neonatal, khususnya bidan harus mampu dan teerampil memeberikan pelayanan sesuai dengan standart yang diterapkan.

Makalah Pengertian, Eetiologi, Gejela, Patofisiologi, Manifestasi Klinik, Penanganan, Upaya Pencegahan Marasmus

GIZI KESEHATAN MASYARAKAT
MARASMUS
OLEH
DITA ANUGRAH PRATIWI
J1A112049
KELAS A
 JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS HALU OLEO
2014

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Ilmu Gizi (Nutrition Science) adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal tentang makanan dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, aspek ilmu gizi semakin berkembang pesat dan berperan penting dalam pengembangan sumberdaya manusia yang semakin diakui. Cakupan ilmu gizi sangat luas, termasuk teori dan penerapan yang melibatkan hampir seluruh fakor kehidupan demi menyelesaikan masalah gizi yang semakin kompleks pula. Dari segi kesehatan, masalah gizi di negara berkembang seperti di Indonesia hingga kini memerlukan peningkatan demi pemenuhan zat gizi bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi tersebut, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, mandiri, dan kontributif dalam memberikan berbagai upaya pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan di berbagai bidang, termasuk bidang gizi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat, khususnya menyelasaikan masalah marasmus yang terjadi di beberapa daerah pada suatu Negara berkembang. Selain kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi, terdapat lain yang harus dilakukan untuk menyelesaikan Pemberian pendidikan dasar ilmu gizi sangat penting bagi masyarakat, terlebih bagi pelaku kegiatan pencegahan dan peningkatan derajat kesehatan. Gizi buruk merupakan kondisi kurang gizi yang disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein (KEP) dalam makanan sehari-hari. Secara klinis gizi buruk terdapat dalam tiga tipe yakni kwashiorkor, marasmus, dan marasmus-kwashiorkor
Kurang Energi Protein (KEP) merupakan salah satu penyakit gangguan gizi yang disebabkan oleh kekurangan energi maupun protein dalam proporsi yang berbeda-beda, pada derajat yang ringan sampai berat. Kurang kalori protein merupakan salah satu masalah gizi masyarakat yang utama diIndonesia. Upaya untuk meningkatkan keadaan gizi masyarakat telah dilaksanakan melalui berbagai program perbaikan gizi oleh Departemen Kesehatan bekerja sama dengan masyarakat. Marasmus sering berhubungan dengan keadaan kepadatan penduduk dan higiene yang kurang di daerah perkotaan yang sedang membangun dan serta terjadinya krisis ekonomi di lndonesia.

1.2 Rumusan masalah
Bertitik tolak dari latar belakang diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :