Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts
07 January 2014
03 March 2013
Tahap-tahap Proses Glikolisis
Glikolisis
bearti adalah rangkaian reaksi yang mengubah glukosa menjadi dua molekul
piruvat. Dilihat dari keseluruhan, glikolisis terbagi menjadi dua bagian
atau fase :
Fase 1 : meliputi
tahap reaksi enzim yang memerlukan ATP, yaitu tahap reaksi dari glukosa sampai
dengan pembentukan fruktosa 6-fosfat (dari tahap 1 – tahap 5)
Fase 2 : meliputi
tahap reaksi yang menghasilkan energi (ATP dan NADH) yaitu dari gliseraldehide
3-fosfat sampai dengan piruvat (dari tahap 6 – tahap 10)
Tahap-Tahap
Glikolisis
02 March 2013
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN KULTUR JARINGAN
1) GENOTIP TANAMAN
Salah satu yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan morfogenesis eksplan dalam kultur invitro adalah genotip tanaman asal eksplan diisolasi. Hasil-hasil penelitian menunjukan bahwa respon masing-masing eksplan tanaman sangat bergantung dari spesies, bahkan varietas, atau tanaman asal eksplan tersebut. Pengaruh genotip ini umumnya berhubungan erat dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan eksplan, seperti kebutuhan nutrisi, zat pengatur tumbuh, dan lingkungan kultur. Oleh karena itu, komposisi media, zat pengatur tumbuh dan lingkungan pertumbuhan yang dibutuhkan oleh masing-masing varietas tanaman bervariasi meskipun teknik kultur jaringan yang di gunakan sama.
Pengertian, Tujuan, Keunggulan, dan Tahap-tahap Kultur Jaringan
A. PENGERTIAN
Kultur jaringan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk membuat bagian tanaman (akar, tunas, jaringan tumbuh tanaman) tumbuh menjadi tanaman utuh (sempurna) dikondisi invitro (didalam gelas). Kultur jaringan merupakan suatu metode dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.
Penerapan Bioteknologi Pada Bidang Peternakan Dan Pertanian
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Bioteknologi sangat bermanfaat bagi perkembangan kehidupan manusia. Berikut ini adalah penerapan bioteknolgi dalam bidang peternakan dan pertanian.
Label:
Biologi,
Pelajaran,
Pertanian,
Peternakan
26 February 2013
Pembelahan Sel : Amitosis, Mitosis, dan Meiosis Serta Perbedaannya
Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel
membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel.
Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik,
misalnya pada bakteri, ganggang biru.
Mitosis adalah cara reproduksi sel dimana sel
membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase
Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya
terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk
tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis
bahan-bahan inti.
14 February 2013
Perbedaan Tanaman C3, C4 dan CAM
Berdasarkan tipe fotosintesis, tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar, yaitu C3, C4, dan CAM (crassulacean acid metabolism). Perbedaan tersebut dapat dilihat pada table di bawah ini.
24 September 2012
Contoh Soal-Soal Biologi SMA
1.
Apabila dilakukan pengamatan sel
hewan dengan menggunakan mikroskop cahaya, bagian sel yang tidak teramati pada pengamatan
tersebut adalah...
a.
Dinding sel
b.
Membran sel
c.
Sitoplasma
d.
Inti sel/Nukleus
e.
Mitokondria
2.
Suatu benda mikroskopis dapat
diperbesar secara tiga dimensi dengan bantuan mikroskop...
a.
Cahaya
b.
Scanning
electron
c.
Transmission
electron
d.
Fluoresens
e.
Fase kontras
02 October 2011
Laporan hasil praktek biologi, kerja enzim katalase
Tujuan : Mengamati pengaruh berbagai faktor terhadap kerja enzim katalase
Alat dan bahan :
1. Rak tabung reaksi
2. Tabung reaksi
3. lumpang porselen
4. gelas kimia
5. pipet tetes
6. kaki tiga dan kasa
7. pembakar spiritus
8. lidi dan korek api
9. Ekstrak hati ayam segar
10. H2O2
11. HCL
12. NaOH
13. Air suling
14. Es batu
Prosedur kerja :
1. Buatlah ekstrak hati dengan cara menumbuk hati ayam dengan menggunakan lumping porselen. Tambahkan air sedikit demi sedikit kemudian saringlah menggunakan corong kaca yang diberi kertas kering. Kumpulkan hasil saringan pada gelas kimia.
2. Tuangkan ekstrak hati ke dalam 5 tabung reaksi (berlabel A sampai E) masing-masing setinggi 1 cm.
3. Pada tabung A tambahkan 5 tetes H2O2, selanjutnya tabung reaksi ditutup dengan ibu jari. Amati apa yang terjadi! Biarkan selama satu menit, kemudian masukan bara api dari lidi membara kedalam tabung reaksi secara cepat. Amati nyala api lidi tersebut!
4. Lakukan kegiatan yang sama pada tabung B. Sebelum ditetesi H2O2, terlebih dahulu diberi larutan HCL sekitar 10 tetes dan biarkan beberapa saat baru diberi H2O2.
5. Lakukan kegiatan yang sama pada tabung C. Sebelum ditetesi H2O2, terlebih dahulu diberi larutan NaOH sekitar 10 tetes dan biarkan beberapa saat baru diberi H2O2.
6. Lakukan kegiatan yang sama pada tabung D. Sebelum ditetesi H2O2, terlebih dahulu tabung reaksinya di panaskan sampai ekstrak hatinya mendidih dan masukan H2O2.
7. Lakukan kegiatan yang sama pada tabung E. Rendam dalam es batu lalu dan masukan H2O2.
8. Isilah data hasil pengamatan pada table pengamatan.
HASIL PERCOBAAN
Hasil percobaan untuk mengamati pengaruh berbagai faktor terhadap kerja enzim katalase menggunakan potongan hati ayam segar dan H2O2.
Tabel percobaan
Tabung reaksi
|
Perlakuan
|
Ekstrak hati + H2O2
| |
Gelembung
|
Nyala api
| ||
I
|
Netral
|
+++
|
Tetap menyala
|
II
|
Asam
(ditambah HCL 5 tetes)
|
+
| |
III
|
Basa
(ditambah NaOH 10 tetes)
|
+
| |
IV
|
Didinginkan
|
++
| |
V
|
Dipanaskan
|
-
| |
Keterangan tabel :
+++ = sangat banyak
++ = banyak
+ = kurang
- = tidak ada
Soal
1. Mengapa dalam kegiatan tersebut digunakan :
a. Hati
b. NaOH dan HCL, serta
c. Es batu
2. Gelembung gas apa yang terbentuk? Lengkapi jawaban dengan persamaan reaksi kimianya.
3. Mengapa ujung tabung reaksi harus ditutupi pakai ibu jari?
4. Mengapa jumlah gelembung pada tabung A paling banyak dan disertai nyala api paling besar?
5. Buat kesimpulan hasil kegiatan.
Jawaban
1.
a. Hati digunakan dalam melakukan percobaan untuk mengetahui pengaruh berbagai faktor terhadap kerja enzim katalase, karena enzim katalase terdapat pada organ hati. Enzim ini berperan dalam pengubahan hydrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). H2O2 dalam tubuh harus diuraikan karena dapat merusak tubuh.
b. NaOH digunakan untuk menurunkan kadar pH agar menjadi suasana basa, sedangkan HCL digunakan untuk menaikkan kadar pH agar menjadi suasana asam. Sehingga bisa diketahui apakah pH mempengaruhi kerja enzim katalase.
c. Es batu di gunakan untuk menurunkan suhu menjadi dingin. Sehingga bisa di ketahui apakah suhu mempengaruhi kerja enzim katalase.
2. Gelembung gas yang terbentuk adalah gelembung gas oksigen (O2) dan reaksi kimianya sebagai berikut
3. Ujung tabung reaksi harus ditutupi pakai ibu jari agar gelembung-gelembung hasil reaksi antara ekstrak hati dan H2O2, NaOH serta HCL tidak keluar dari tabung reaksi dan ekstrak hati tidak terkena udara luar.
4. Jumlah gelembung tabung A paling banyak dan disertai nyala bara api paling besar karena enzim katalase yang terdapat pada organ hati dapat bekerja secara optimum pada suhu dan pH yang netral.
5. Kesimpulan hasil kegiatan
Dari hasil percobaan untuk mengamati pengaruh berbagai faktor terhadap kerja enzim katalase menggunakan potongan hati dan H2O2, kami menyimpulkan :
a. Faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase adalah suhu dan pH
b. Enzim katalase tidak dapat bekerja pada suhu tinggi ( suhu panas )
c. Enzim katalase yang terdapat pada organ hati dapat bekerja secara optimum pada suhu dan pH yang netral.
d. Di dalam hati terdapat enzim katalase yang berperan untuk menguraikan hydrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2).



